WIMAX
Solusi Telekomunikasi Negara Kepulauan
Disi lain, keadaanekonomi sebagian besar masyarakat Indonesia serta terbatasnya kemampuan pemerintah untuk menyelenggarakan infrastruktur telekomunikasi menjadikanhanya segelintir orang saja yang bias menikmati kemajuan teknologi telekomunikasi. Hal ini terindikasidari jumlah 40-50% penduduk Indonesia yang menggunakan layanan seluler. Begitu pula pelanggan yang menikmati jaringan telepon tetap (PSTN) yang jumlahnya jauh lebih sedikit dari pemakai seluler.
WIMAX adalah salah satu brand yang ditawarkan masyarakat telekomunikasi international untuk menyongsong era baru teknologi masa depan atau biasa disebut NGN (Next generation Network). Wimax merupakan singkatan dari Woldwide Interoperability for Microwave Acces, suatu teknologi akses nirkabel pita lebar (broadband wireless access atau BWA) yang memiliki kecepatan akses yang tingggi dengan jangkauan yang luas. Keunggulan teknologi WIMAX dibandingkan dengan tekonologi yang sudah ada ialah kemampuan daya jangkau sinyalnya yang lebih luas disbanding teknologi sebelumnya.WIMAX mampu menjangkau daerah sejauh 50 Km dengan daya transfer datanya sampai dengan 100 Mbps Megabits per second).
Sebagai perandingan, teknologi yang sudah ada yaitu CDMA dengna dayajangkau yang sama hanya sebesar 10 Mbps, sedangkan wi-fi dengan kecepatan transfer data yang sama hanya bias menjangkau daerah sejauh 100 meter. Keunggulan lain adalah kemampuannya dalam menjaangkau daerah memiliki hambatan geografis, atau biasa disebut sebagai kemampuan NLOS (Non Line on Sight).
Keunggulan WIMAX ini sangat erat kbila diakaitkan dengan kebutuhan akan teknoloigi telekomunikasi dan informasi di Indonesia, terutama dengan biaya yang ahrus dikeluarkan pemerintah. Dengan kemampuan daya jangkau, transfer data serta NLOS-nya, dipastikan instalasi perangkat WIMAX di berbagai wilayah Indonesia akanmampu menaknan biaya jauh lebih rendah dari pada instalasi teknologi selular sebelumnya apalagi instalasi telepon kabel.
Peluncuruan WIMAX di Pupitek Serpong Kemeterian Neagara riset dan Teknologi beberapa waktu yang lalu telah menfasilitasi pengujian WIMAX dengna bekerjasama dengan para pengembang. Puspitek menjadi model pengembangan wilayah broadband Wireless Access 9BWA) atau akses nirkabel pita lebar ini, karena dinilai sangat ideal sebagai penghubung 35 laboratorium, fasilitas umum seperti guaest house, GOR dan kawasan perumahan puspitak.
Koordinatro Litbagn Jaringan WIMAX puspitek serpong, Haryanto Sahar, “ Peran Ristek adalah member kesempatan dan menfasilitasi industry pengembang perangkat WIMAX untuk melakukan uji coba berbagai frekuensi, dan tidak membatasi hanya satu frekuensi saja.”
Denagnmemanfaatkan WIMAX sebagai slah satu teknologi Broadband Wireless Access (BWA) di kawasan Puspitek sebagai test bed, maka dapat memacu produk local WIMAX menjadi primadona di bidang komunikasi pita lebar, imbuh Haryanto Sahar dan juga sebagai Kepala BagianData dan Informasi Kementerian Riset dan Teknologi.
Tantangan Interoperabilitas WIMAX
Wimax juga menghadapi beberapa kendala, salah satunya konsekuensi konvergensi teknologi antara akses jaringan computer dengan akses jaringna telkomuniksi lainnya yang sering disebut interoperabilitas.
Haryanto menanggapi, ‘ saat ini Wimax mengalami perkembangan dengan standar 802.16d untuk komunikasi fixed wireless broadband access dan 802.16e utuk komunikasi mobile wireless broadband ccess. Karena penggunaannya menetap di satu tempat saja, maka untuk fixedBWA tidak ada peramsalahan dengan interoperabilitas dan sifatnya optional saja. Namun apabila penggunaan dengan standard 802.16e maka keperluan interoperabiltas wajib (mandatory) dilakukan.
Ilustrasinya adalah Base station (BS), diletakan pada BTS Wimax yangnberada pada menara setingggi 72 M dengan masing-masing sector 90 derajat, sehingga terdapat coverage area yang berjalan. Karena leataknya fixed, maka hanya diperlukan satu kali setting saja, karena variable lainnya telah dipertimbangkan pada pemasangannya. Sedangkan apabila sifatnya mobile, Subscriber Station 9SS) clientnya berubah, variable seperti jarak dan jumlah client sangat mempangaruhi penerimaan data.
Kesiapan Industri dalam Nnegeri Wimax local buatan Indonesia tersebut saat ini telah berhasil diproduksi oleh pemain local PT Hariff Daya Tunggal Engineering dengan produk TRG-Wimax. Pmerhati Telekomunikasi Onno w purbo mengatakan,”Aplikasi VoIP dan Multicast dapat berjalan dengan sangat lancar dengan tekonologi Wimax***
Source:
Dari media IPTEK edisi 25/2009
(Kementerian Negara Riset &Tteknologi RI)
How to Play Spades Online - Sonic Asino 온카지노 온카지노 바카라사이트 바카라사이트 우리카지노 계열사 우리카지노 계열사 428올스타 포커 머니 시세
BalasHapus